Gebyar Ramadan 2021

Gebyar Ramadan Uhamka 1442 H

“Memajukan Budaya Mencerahkan Semesta”

April 2021/Ramadan 1442 H

Islam adalah agama yang ramah dan rahmah bagi semesta alam, niscaya dalam geraknya mengekspresikan cinta dan kasih sayang. Dengan nilai cinta, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka pada bulan Ramadhan 1442 H. ini menghadirkan dzikir cipta dan rasa.

Meski pandemic covid-19 masih membatasi ruang fisik, namun kreativitas pada bulan Ramadhan tidak bisa dibatasi. Ramadhan yang indah menjadi momentum penguatan jiwa keagamaan dan wadah aktualisasi dalam ekspresi seni-budaya yang universal.

Eksistensi manusia tidaklah dapat dipandang secara parsial, tapi adanya manusia  perlu dipahami secara utuh, diantaranya manusia sebagai makhluk yang mempunyai potensi cipta, rasa, karsa, termasuk di dalamnya ekspresi seni dan budaya. Oleh karena itu, Islam sangat menghargai ekspresi kemanusiaan tersebut sebagai bagian dari diri manusia yang mesti mendapatkan tempat dan ruang yang proporsional.

Kemajuan budaya adalah bagian dari dakwah kemanusiaan dalam rangka mengapresiasi kreativitas sebagai potensi yang ada pada manusia dan mewujudkan fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) yang diwujudkan dalam ragam perlombaan, dan taaruf (saling  mengenal) antara sesama, baik sebangsa maupun sesama warga dunia.

Kondisi pandemic covid-19 di Indonesia akan memasuki Ramadhan ke-2 di tahun 1442 Hijriyah. Sementara itu, aktivitas online manusia makin massif dari menit ke menit, detik ke detik, di seluruh belahan dunia. Koneksi antar bangsa makin nyata dan terbuka. Seminar internasional, dialog antar bangsa, makin mudah terjamah. Maka, sudah saatnya Gebyar Ramadhan Uhamka tahun ini dibuka antar negara. Menjangkau bangsa-bangsa, memajukan budaya, mencerahkan semesta.

Dengan menggali potensi, mengakomodir ragam pikiran, seni dan budaya, Uhamka telah memilih 13 lomba untuk menyemarakan bulan puasa 1442 H. Segmentasi peserta mulai dari Pelajar SLTA, Mahasiswa, Dosen, Karyawan, hingga masyarakat dunia. Gebyar Ramadan; Memajukan Budaya, Mencerahkan Semesta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nineteen − one =