Berdayakan Ekonomi Keluarga Ibu Rostini Saat Pandemi, Mahasiswa FKIP UHAMKA Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Rifqi dan dua rekannya, yaitu Rohim Andriono dan Mutiara Dwi Melinda membantu keluarga Ibu Rostini Mahmud yang beralamat di Kelurahan Cibarusa, Cikarang, Kab. Bekasi,  Jawa Barat. sabtu, 9 Januari 2021

Jakarta – Program pemberdayaan keluarga dhuafa kolaborasi dengan dosen  di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) adalah  sebuah program untuk pengabdian kepada masyarakat dengan membantu keluarga kaum duafa yang membutuhkan.

Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan program pemberdayaan keluarga dhuafa kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Di tengah wabah Covid-19 yang sedang melanda Indonesia. Program pemberdayaan keluarga dhuafa dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Meskipun seperti itu tidak mengurangi semangat dari mahasiswa dan juga dosen UHAMKA dalam melaksanakan program ini. Karena pada masa pandemi seperti ini semua elemen masyarakat terkena imbasnya mulai dari golongan atas hingga golongan bawah. Dan program ini tersebar ke hampir seluruh jabodetabek.” Ungkap Rifki, Mahasiswa FKIP Uhamka dalam keterangannya, Senen, (25/01/2021)

Rifqi dan dua rekannya, yaitu Rohim Andriono dan Mutiara Dwi Melinda membantu keluarga Ibu Rostini Mahmud yang beralamat di Kelurahan Cibarusa, Cikarang, Kab. Bekasi,  Jawa Barat.

Menurut Mutiara anggota timnya mengatakan bahwa, “di dekat rumah saya terdapat seorang kealurga dhuafa bernama ibu rostini yang mana beliau sangat sulit keadaannya dan juga untuk bantuan pun susah dikarenakan lokasi lingkungan saya yang merupakan perumahan bukan pemukiman masyarakat biasa”. Tutur Mutiara.

Mutiara menceritakan bahwa Rostini Mahmud adalah seorang janda yang memiliki 2 anak dan masih memiliki satu orang tua yang sudah renta. Sebelum pandemi ibu Rostini berjualan di SD setempat namun setelah adanya covid 19 melanda ibu  Rostini tidak berjualan lagi dikarenakan sekolah itu tutup dan alhasil modal Ibu Rostinipun habis untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

“yah palingan hanya nunggu sumbangan anak yatim dari masjid aja sih, karena ya memang sudah tidak bisa berbuat apa-apa” ungkap bu rostini, seperti diceritakan Mutiara.

Sementara itu Rohim dalam keterangannya mengatakan bahwa Pengabdian Kepada Masyarakat yang berkolaborasi dengan dosen sangat memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, membawa hand sanitizer dan tetap menjaga jarak pada saat melakukan survey dan penyaluran bantuan.

“Dari hasil fundraising yang kami lakukan, terkumpul sebesar 1.085.000. semua kami sumbangkan. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada sabtu, 9 Januari 2021 dan Bantuan yang diberikan berupa modal usaha membuka warung kecil yang menjual aneka sosis goreng dan aneka snack dan minuman, agar ibu rostini bisa berjualan kembali untuk menghidupi keluarganya serta sembako untuk kehidupan sehari-hari. Mengingat keluarga Ibu Rostini yang menjadi keluarga terdampak Covid-19 dan membutuhkan bantuan karena perekonomian mereka sedang terguncang dengan tidak bisa berjualan lagi karena kehabisan modal untuk kebutuhan hidup.” Ungkap Rohim, mahasiswa matematika Uhamka ini.

“Kami berterima kasih kepada bapak Amirullah M.A yang sudah ikut membimbing dan mendampingi kami. Tak lupa juga kami khaturkan terima kasih kepada seluruh donatur yang sudah bersedia menyumbangkan sedikit rezekinya dan juga pihak-pihak yang sudah mendukung untuk membantu Ibu Rostini berjualan kembali. Semoga amal yang diberikan dapat membawa keberkahan kepada kita semua dan semoga dapat menjadi pahala dari Allah SWT.” Tambah Rohim.

*amr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × two =