Di Masa Pandemi, Mahasiswa Matematika UHAMKA Berdayakan Keluarga Dhuafa di Leuwiliang Bogor

Anggis Nuraeni, Anisa Dita Rahmawati, dan Tasya Amelia, Mahasiswa FKIP Uhamka saat menyerahkan bantuan kepada Bapak Hasan di daerah Kp. Batu Nunggul Barengkok, Leuwiliang- Bogor. Sabtu, 26 Desember 2020

Jakarta – Sekalipun bagian dari yang terkena dampak karena pandemic covid 19, Tiga orang mahasiswa Prodi Matematika FKIP UHAMKA mengadakan sebuah kegiatan pemberdayaan Keluarga Kaum Dhuafa. Mereka adalah Anggis Nuraeni, Anisa Dita Rahmawati, dan Tasya Amelia.

Bantuan pemberdayaan keluarga dhuafa tersebut dilaksanakan di daerah Leuwiliang- Bogor. Tepatnya di kediaman Bapak Hasan daerah Kp. Batu Nunggul Barengkok, Leuwiliang- Bogor.

Menurut Tasya Amelia, Bapak Hasan merupakan kepala keluarga yang memiliki tanggungan 1 istri, 3 orang anak dan ibu dari Bapak Hasan itu sendiri. Untuk kebutuhan sehari-hari bapak hasan bekerja secara serabutan, terkadang pula beliau bekerja jika ada panggilan pekerjaan dan jika ada modal lebih beliau berjualan bakso keliling.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa bersyukur bisa dapat terlibat dalam pemberdayaan keluarga dhuafa.” Ujar Tasya dalam keterangannya, Selasa (26/01/2021)

Begitu juga yang dituturkan oleh Anisa dita, ia menjelaskan bahwa dengan kegiatan tersebut ia merasa harus banyak-banyak bersyukur atas rezeki yang ia nikmati.

“Begitu pula saya dapat membantu sesama umat Islam walau bantuan yang saya dan teman-teman lakukan tergolong sederhana”. Tuturnya

“Alhamdulillah bisa sedikit membantu Bapak Hasan dalam menghadapi kesulitan dalam hal perekonomian. Hal ini karena situasi Pandemic COVID-19, yang semakin mempengaruhi perekonomian Bapak Hasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya.” Tutur Anggis.

Dalam hal membantu Bapak Hasan dan keluarga, Anggis dan dua rekannya melakukan penggalangan dana. Seperti membuat proposal dan phamflet yang disebar dimedia sosial milik kami.

“Alhamdulillah galang dana yang kami lakukan kurang lebih 1 bulan, dana yang terkumpul sebesar Rp 1.164.000. Dana yang terkumpul ini kami buatkan warung makanan khas anak-anak, kebutuhan pangan, alat tulis dan kebutuhan sandang. Penyaluran yang diberikan kepada keluarga Bapak Hasan dilakukan pada hari Sabtu, 26 Desember 2020.” Ungkap Anggis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × five =